Jumat, 08 Januari 2010

Floating Storage Regasification Unit (FSRU) - Terminal LNG terapung


FSRU: Floating Storage Regasification Unit, adalah floating unit untuk LNG (Liquified Natural Gas) yang tidak hanya sebagai alternatif teknis dari LNG terminal yang telah ada selama ini, tetapi dari sudut pandang lain, unit ini bisa memberikan alternatif solusi dalam hal ekonomi dan fisibilitinya.
Dengan telah terbukti keandalan dari onshore LNG terminal dalam beberapa dekade terakhir ini, dan dengan semakin maraknya perkembangan teknologi "floater" seperti FPSO /FSO dalam duapuluh tahunan terakhir ini, ditambah dengan telah terbuktinya keandalan dan ekonomisnya aplikasi teknologi penyimpanan LNG cair dalam lambung (steel hull storage LNG) pada kapal-kapal pengangkut LNG (LNG Carrier). Dengan pengalaman yang cukup panjang dari ketiga teknologi diatas, maka suatu yang wajar jika secara alamiah terbersitlah ide untuk membuat suatu floating terminal LNG yang andal, aman dan ekonomis, dengan mengkombinasikan teknologi yang berbeda dari ketiga sector tersebut.
Sebagaiana FPSO, perkembangan teknologi FSRU juga menuntut adanya independensi & kerjasama antara banyak pihak, mulai dari perusahaaan Migas, engineering, galangan kapal, vendor & supplier fasilitas yang specific seperti turret mooring, offloading system, dll. Kesemua aspek ini akan memepengaruhi keseluruhan aspek keselamatan & intergritas dari FSRU ini.
Karakteristik dari FSRU.
Lokasi. Tidak seperti umumnya fasilitas offshore, kebanyakan FSRU cenderung ditempatkan dekat dengan consumer, power plant atau bahkan onshore LNG terminal, sehingga lokasi fasilitas ini dekat dengan garis pantai. Jadi tidaklah normal untuk mendesign FSRU untuk segala kondisi seastate.
Floating Environment. FSRU dirancang pada dasarnya sebagai fasilitas apung, dan design prosedurnya tidaklah jauh berbeda dengan FPSO, sehingga banyak dari konsep design FPSO yang bisa diadopsi untuk ini. Tetapi pada beberapa kasus, peralatan yang biasa dipakai untuk onshore LNG terminal tidak bisa diaplikasikan pada FSRU dikarenakan perbedaan lingkungan ini.
Area Requirement. Dengan terbatasnya area diatas fasilitas FSRU ini, dibandingkan dengan onshore LNG terminal, maka konsep design dan arrangement fasilitas juga harus mempertimbangkan factor ini.
Keselamatan. Faktor keselamatan yang unik, merupakan kombinasi antara floating fasilitas – mooring, collision, capsize – sebagaiman FPSO dan factor keselamatan onshore LNG terminal harus dijadikan pertimbangan. Disamping itu factor keselamatan spesifik dari unit ini sendiri, seperti sistem muatan temperature rendah (cryogenic containment system) dan faktor penanganan muatan cair cryogenic pada kondisi terapung juga menjadi faktor pertimbangan yang signifikan.

related post link (FPSO): http://smallshipyard.blogspot.com/2009/10/fpso-design-consideration-posting-1.html

1 komentar: